Srawung Pendidikan #4: Mewujudkan Pendidikan Berkeadilan di Sekolah Dasar

Yogyakarta, 26 Februari 2025 – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses menggelar Srawung Pendidikan #4 dengan tema “Pendidikan Berkeadilan di Sekolah Dasar”. Acara yang berlangsung secara virtual ini diadakan di lantai 2 Gedung Lab PAUD dan PSD FIPP UNY pada Rabu, 26 Februari 2025, pukul 14.30 WIB.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FIPP UNY, Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd., yang menekankan pentingnya pendidikan yang adil dan inklusif bagi semua siswa, terutama di tingkat sekolah dasar.

Dua akademisi terkemuka turut hadir sebagai narasumber untuk berbagi wawasan dan hasil penelitian mereka:

  • Dr. Riana Nurhayati, M.Pd. memaparkan Model Evaluasi EKSARAM, sebuah pendekatan asesmen dalam implementasi Sekolah Ramah Anak di SD. Model ini menyoroti bagaimana evaluasi kebijakan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan siswa.
  • Dr. Aini Mahabatti, M.Si. membahas Program Behavior Support Berbasis Potensi Ekologis, yang bertujuan untuk membantu siswa dengan gangguan emosi dan perilaku di sekolah inklusi agar dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar secara optimal.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nurtanio menegaskan bahwa pendidikan berkeadilan harus diterapkan dalam setiap aspek pembelajaran di sekolah dasar. “Kita tidak hanya berbicara tentang akses pendidikan, tetapi juga bagaimana memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung, tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Para peserta, yang terdiri dari guru, akademisi, mahasiswa, dan praktisi pendidikan, antusias mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Mereka menggali lebih dalam terkait strategi implementasi kebijakan pendidikan inklusif dan model evaluasi yang dapat digunakan di berbagai sekolah dasar.

Srawung Pendidikan #4 ini diharapkan dapat menjadi wadah inspirasi bagi para pendidik dalam menerapkan pendidikan yang lebih adil dan inklusif di sekolah dasar. Dengan adanya diskusi ini, para guru dapat mengadopsi pendekatan yang lebih inovatif dalam mendukung perkembangan anak didik, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau menghadapi tantangan dalam belajar.

Acara ini menegaskan komitmen UNY dalam mendorong kebijakan pendidikan yang berpihak pada anak serta mendukung sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkeadilan.